Home / Kepri / Batam / Pelaku Investasi Bodong, Berhasil Diamankan Dit-Reskrimum Polda Kepri

Pelaku Investasi Bodong, Berhasil Diamankan Dit-Reskrimum Polda Kepri

Batam – kompaslima.com : Tersangka V alias K, Diamankan di tempat perlariannya di Helios Kost, Jalan Krida 18 Malalayang, Manado, Sulawesi Utara.

Tersangka melarikan diri, Setelah melakukan penipuan dan penggelapan yang merugikan korban-korbannya. Kerugian para korbannya itu ditaksir mencapai Rp. 12.900.000.000,-.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri, AKBP Priyo Prayitno dan Wadir Reskrimum Polda Kepri. AKBP Ruslan Abdul Rasyid, S.Ik., M.H., saat Konferensi Pers, bertempat di Polda Kepri. Rabu (22/7).

Berdasarkan dari Laporan Polisi nomor : LP-B/65/VI/2020/Spkt-Kepri, tanggal 26 Juni 2020. Dengan Tersangka Inisial V alias K, yang pada saat melakukan tindak pidana penipuan dan atau penggelapan. Bekerja sebagai Kasir, di salah satu Money Change di daerah Nagoya, Kota Batam.

Ketika perbuatannya sudah mulai dicurigai oleh korban-korbannya, V alias K. Melarikan diri dan meninggalkan Kota Batam, serta menjual rumahnya yang berada di Batam. Sehingga tidak bisa dihubungi, serta tidak diketahui lagi keberadaannya.

Kemudian, Tim Ditreskrimum Polda Kepri. Berhasil melacak keberadaan tersangka, tepatnya senin (13/7). Tersangka berhasil diamankan, di Helios Kost Jalan Krida 18 Malalayang, Manado, Sulawesi Utara.

Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan di polres Manado, Sulawesi Utara. Pada Sab’tu (18/7), tersangka di bawa ke Polda Kepri. Untuk pemeriksaan lebih lanjut. Jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan diperoleh keterangan, ada kurang lebih 11 orang yang menjadi korban. Dimana salah satunya merupakan Warga Negara Malaysia, yang telah menjadi korban investasi bodong atau fiktif tersebut.

Dengan total uang yang telah diterima tersangka selama menjalankan aksinya sekitar, 12 Milyar lebih.

Modus operandi yang dilakukan oleh tersangka adalah, dengan cara membujuk korbannya. Untuk melakukan Investasi penukaran pecahan uang $ 50,- (lima puluh dolar singapura), ditukar dengan uang pecahan $ 1.000,- (seribu dolar singapura).

Yang mana nantinya akan ada agen atau pembeli, untuk pecahan uang $ 1.000,- (seribu dolar singapura) tersebut. Diimingimingi korban akan mendapat keuntungan dalam setiap 1 (satu) lembar pecahan $ 1.000,- (seribu dolar singapura), berupa point sebanyak 20 point atau sebesar Rp. 20.000,-. Yang dibayarkan setiap harinya, kecuali hari minggu kepada korban nya”. Jelas Wadir Reskrimum Polda Kepri.

Tersangka berinisial V alias K (Laki-Laki), Agama Budha, Alamat di Komplek Indah Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam.

Adapun Barang bukti yang diamanakan adalah, beberapa unit Handphone, Buku Tabungan, Kwitansi, Uang Tunai Rp. 13.000.000,- dan Rekening Koran atas nama tersangka.

Atas perbuatannya itu, tersangka dikenakan Pasal 378 dan atau pasal 372 jo pasal 64 kuhp, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara. Jelas Wadir Reskrimum Polda Kepri AKBP Ruslan Abdul Rasyid, S.Ik., M.H.

Dihimbau kepada korban lainnya, untuk bersedia menyampaikan Laporan pengaduan ke Polda Kepri. Saat ini korban yang telah melapor sebanyak dua orang.

Disampaikan kepada Masyarakat, untuk tidak tergiur dengan iming-iming investasi fiktif yang jelas tidak logis. Tegas Kabid Humas Polda Kepri melalui Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Kepri AKBP Priyo Prayitno.

(***/hmspoldakepri)

Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.
Kabidhumas Polda Kepri
e-mail : poldakepribidhumas@gmail.com
Telp/Fax : 0778-7760038
Twitter : @poldakeprihumas
FB : Humas Polda Kepri
IG : @humaspoldakepri

About kompaslima

Check Also

Enam Catar AAL Putra Terbaik Kepri, Siap Ikuti Seleksi Tingkat Pusat

Tanjungpinang – kompaslima.com : Asisten Operasi Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Asops Danlantamal) IV Tanjungpinang, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *