Home / Kepri / Batam / Ditpolairud Polda Kepri, Gagalkan Penyedulupan Benih Lobster

Ditpolairud Polda Kepri, Gagalkan Penyedulupan Benih Lobster

Kabid Humas Polda Kepri, Drs. S. Erlangga. Saat memberi keterangan Pers, pada penangkapan penyeludupan Benih Lobster.

Batam – kompaslima.com : Tim Ditpolairud Polda Kepri, kembali berhasil mengagalkan penyeludupan benih Lobster bernilai 33 milliar rupiah. Setelah sebelumnya, Tim Ditpolairud Polda Kepri melakukan penyelidikan selama sebulan lebih.

Saat berada di perairan Berakit kab. Bintan-Kepri, Tim Ditpolairud Polda Kepri. Menghadang dan menghentikan speed boat pelaku dan mendapati sebanyak 44 Box benih Lobster atau 214.100 ekor benih jenis lobster mutiara dan lobster pasir, yang akan diselundupkan ke Negara Singapura. Kamis (7/11).

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Drs. S. Erlangga. Dalam siaran pers-nya, tentang. “Ditpolairud Polda Kepri, Berhasil gagalkan Penyedulupan Benih Lobster senilai 33 milliar”.

Dirpolairud Polda Kepri, Kombes Pol Benyamin Sapta S.IK M.Si.

Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Kepri. Kombes Pol Drs S. Erlangga, mengatakan. Pelaku dan barang bukti lobster, berangkat dari daerah Kuala Tungkal – Jambi. Dengan menggunakan Speed warna abu-abu, bermesin tempel merk Mercury 4 X 300 PK.

Para pelaku yang berjumlah empat orang ini, berinisial MZ, NH (tekong), RK serta JA sebagai ABK. Mencoba menyelundupkan benih Lobster ke Negara Singapura, setelah sebelumnya. Tim Ditpolairud Polda Kepri telah melakukan penyilidikan selama sebulan lebih.

Pada kesempatan itu, Dirpolairud Polda Kepri, Kombes Pol Benyamin Sapta S.IK M.Si. Menjelaskan, upaya penangkapan berlangsung dramatis. Dengan mengerahkan dua unit Speed Boat Sea Rider, yang selanjutnya di bagi menjadi dua tim.

Tim pertama bergerak sebagai pendahulu, untuk memotong jalur speed boat para pelaku yang berkecepatan 55 Knot. Pengejaran terus terjadi selama 45 menit, dari perairan Kijang sampai dengan memasuki perairan berakit.

Selanjutnya, tim kedua melakukan pengejaran dan mencoba memberhentikan speed boat tersebut. Namun tidak diindahkan, kemudian tim memberikan tiga kali tembakkan peringatan dan pelaku behasil dihentikan tepatnya di koordinat 01-14-652 “N-104-43-657”.

Para pelaku beserta Speed Boat dan barang bukti benih lobster, kemudian di bawa ke Mako Ditpolairud Polda Kepri, untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Barang Bukti yang diamankan

Dari hasil pemeriksaan, para pelaku menerima upah sebanyak Rp. 150.000.000,- sekali pengiriman. Ditpolairud Polda Kepri, melakukan koordinasi dengan Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Hasil Perikanan Batam untuk melepas liarkan benih lobster tersebut.

Sementara itu, kepala Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Batam. Anak Agung Gede Eka Susila S.Pi M.Sc, mengatakan. Atas sinergi yang terjalin selama ini, kami sangat mengapresiasi dan menyampaikan ucapan terimakasih atas keberhasilan dalam mencegah terjadinya penyelundupan benih lobster ini.

Untuk Barang bukti lobster, telah di lakukan pencacahan dan penyegaran melalui reoksigen terhadap benih. Dengan hasil pencacahan 44 dus, pada masing-masing dus terdapat 28 kantong plastik dan setiap plastik berisi 200 ekor benih.

Total keseluruhan 214.100 ekor benih, yang terdiri dari 18.000 ekor jenis lobster mutiara dan 196.000 jenis lobster pasir. Selanjutnya, benih lobster akan di lepas liarkan di perairan Pulau Abang Batam.

Dari tindakan penyeludupan benih Lobster ini, kerugian Negara diperkirakan sekitar 33 Miliar Rupiah lebih. Dengan harga pasar benih lobster jenis mutiara mempunyai nilai ekonomis antara Rp. 250.000,- sd Rp. 300.000,-/ ekor, sedangkan jenis lobster pasir antara Rp. 150.000,- sd Rp. 200.000,-/ekor.

Untuk Barang Bukti yang diamankan yakni, satu (1) Unit Speed Boat tanpa nama warna biru bermesin tempel merk mercury 3 X 300 PK. Benih Lobster sebanyak empat puluh empat (44) kotak atau sebanyak 214.100 ekor.

Pelaku dijerat dengan pasal 88 Undang-undang Republik Indonesia no 45 tahun 2009, tentang perikanan. Dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara dan denda paling banyak sebesar Rp. 1.500.000.000,- (satu milyar lima ratus juta rupiah).

(***/hmspoldakepri)

Kombes.Pol Drs S. Erlangga
Kabidhumas Polda Kepri
e-mail : poldakepribidhumas@gmail.com
Telp/Fax : 0778-7760038
Twitter : @poldakeprihumas
FB : Humas Polda Kepri
IG : @humaspoldakepri

About kompaslima

Check Also

APPL Kepri Berkomitmen, Berbagi Manfaat Pasir Laut Untuk Kesejahteraan Rakyat

Batam – kompaslima.com : Asosiasi Pengusaha Pasir Laut (APPL) Kepulauan Riau mempertegas komitmentnya, untuk berbagi manfaat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *