Home / Kepri / Bintan / Ketua LSM P2KN : “Jangan Hancurkan Bumi Bintan, Hanya Untuk Keuntungan Pribadi”

Ketua LSM P2KN : “Jangan Hancurkan Bumi Bintan, Hanya Untuk Keuntungan Pribadi”

Anton, perwakilan warga menunjukkan surat kesepakatan dari Notaris kepada ketua LSM P2KN prov. Kepri. Kennedy Sihombing

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bintan Рkompaslima.com : Tak jera dan terus memburu pasir, itulah prinsip RZ. Seorang pelaku tambang pasir, yang melakukan prakteknya dari satu tempat ke tempat lainnya di kabupaten Bintan.

Pengerukkan lahan untuk mendapatkan pasir itu, dilakoninya selama beberapa tahun itu. Tanpa terlebih dahulu mempersiapkan perizinan, seperti layaknya usaha tambang lainnya sesuai aturan yang berlaku.

Dalam prakteknya, RZ selalu berkilah. Jika usaha tambang yang ia lakoni telah mengantongi izin, dari pemerintah. Dengan dalih izin tambang rakyat, praktek pengerukkan itupun dilakukan.

Seperti yang terjadi di kelurahan Kawal, kecamatan Gunung Kijang Kabupaten Bintan. Bekas lahan tambang pasir milik PT. Libra, yang sudah di hentikan. Oleh RZ, lahan tersebut kini di tambang kembali oleh RZ.

Kurang diketahui secara pasti, dengan dasar apa. Tiba-tiba, beberapa pekerja dan alat berat di turunkan ke areal lahan tersebut. Untuk melakukan aktivitas pembersihan lahan, lalu mengeruk, untuk di ambil pasirnya.

Surat Notaris

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Untuk diketahui, beberapa warga. Pernah diberikan kuasa oleh PT. Libra, untuk menjaga lokasi yang di maksud. Yang dibekali surat pengelolaan dan untuk menjaga lahan tersebut oleh PT. Libra kepada masyarakat, dihadapan notaris Elisabeth Ida Ayu Suselo Angesti SH. Dengan nomor 13/3/w/2015, tanggal 25 maret 2015.

Berdasarkan surat kesepakatan pengelolaan dan menjaga lahan tersebut, akhirnya. Beberapa warga turun kelahan tersebut, untuk menghentikan aktivitas yang mereka lakukan.

Robot bernyawa yang siap mengeruk lahan milik PT. Libra

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Anton, salah seorang warga yang ditemui di lahan tersebut kepada awak media ini. Mengatakan, sangat heran dengan aktivitas yang mereka lakukan ini. Rabu (13/3).

“Kami heran, kog tiba-tiba mereka hadir disini. Selama ini, kami dipercaya oleh PT. Libra untuk mengelola dan menjaga lahan ini”.

Intinya, kami warga masyarakat yang memiliki surat itu meminta agar RZ dan semua pekerja nya. Untuk segera meninggalkan lahan ini, agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

Sementara itu, ketua LSM P2KN prov Kepri. Kennedy Sihombing, kepada awak media ini. Mengatakan, aktivitas penambangan yang dilakukan RZ ini. Selalu menimbulkan masalah masyarakat.

“Dalam melakukan aktivitas penambangan, RZ selalu menimbulkan masalah kepada masyarakat. Apalagi, kita tahu. Kalau RZ, tidak mengantongi izin”.

Saya berharap, agar aparat hukum segera menindak kelakuan RZ dalam melakukan aktivitas penambangan. Jangan hancurkan bumi Bintan ini, hanya untuk keuntungan pribadi. Tegasnya.

(gad)

 

About kompaslima

Check Also

Kapolda Kepri, Buka Puasa Bersama Masyarakat Tanjung Uma

Batam – kompaslima.com :¬†Kembali, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto S.I.K beserta jajaran. Selama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *