Home / Kepri / Bintan / Lagi, Sektor Pendidikan kab.Bintan Dapat Prestasi Penghargaan Indeks Kelola 2018 Dari Pemerintah Pusat

Lagi, Sektor Pendidikan kab.Bintan Dapat Prestasi Penghargaan Indeks Kelola 2018 Dari Pemerintah Pusat

Bupati Bintan, H. Apri Sujadi S.Sos. Menyalami para siswa

Bintan – kompaslima.com : Sektor Bidang Pendidikan Kab.Bintan, kembali dapat prestasi dari Pemerintah Pusat. Bupati Bintan, H. Apri Sujadi S.Sos. Kembali diganjar penghargaan level nasional.

Pemkab Bintan mendapat Penghargaan Indeks Kelola 2018, yang diterima oleh Kepala Dinas Pendidikan Kab.Bintan. Tamsir M.Pd M.Si, dari Deputi Bidang Ekonomi Staff Kepresidenan, Denni Puspa Purbasari SE M.Sc P.hd, bertempat di Ballroom Jakarta Timur, Jakarta Pusat. Rabu (28/11).

Kab.Bintan mendapat penilaian kinerja terbaik, dalam kategori pembangunan bidang pendidikan. Kab. Bintan, dinilai mampu meningkatkan kualitas angka partisipasi murni dibandingkan daerah lainnya.

Angka putus sekolah juga dinilai rendah, serta keberhasilan tersebut. Juga didukung dengan alokasi anggaran pendidikan, sebesar 22 %, lebih besar dibandingkan daerah lainnya.

Hj. Deby Apri Sujadi, memberikan tas sekolah pada salah seorang siswi

Selain itu, Kab.Bintan juga dinilai memiliki tenaga pengajar berijazah S1 diatas 91%. Untuk sekolah SMP, lalu sekolah SD kita memiliki angka 77%. Jelasnya.

Malam pemberian penghargaan tersebut, hanya dihadiri sekitar 66 kepala daerah. Yang terpilih sebagai pemenang Indeks Kelola, meliputi kategori pendidikan, kesehatan, kesejahteraan dan pembangunan ekonomi.

Untuk diketahui, dari sumber katadata.co.id. Sebagai penghelat Penghargaan Indeks Kelola, hal ini bertujuan antara lain. Untuk mendorong penggunaan APBD yang sejalan dengan agenda bangsa dan negara, seperti di bidang pendidikan, kesehatan, kesejahteraan, dan pertumbuhan ekonomi.

Penghargaan Indeks Kelola sendiri, didasari fakta. Banyaknya daerah yang dianggap masih kurang efektif, dalam mengelola APBD.

Misalnya dominasi APBD, untuk belanja pegawai 37 persen. Sedangkan untuk belanja modal hanya 20 persen, selain itu. Masih banyak daerah yang belum melaksanakan anggaran mandatory, atau wajib sesuai dengan Undang-Undang. Seperti, 20% untuk anggaran pendidikan atau 10 persen, untuk anggaran kesehatan.

Komitmen memajukan Bidang Pendidikan terus kita lakukan, secara bertahap. Kita terus membenahi infrastruktur pendidikan, sekaligus memberikan bantuan-bantuan untuk memajukan dunia pendidikan.

Seperti Program Seragam dan Transportasi Sekolah Gratis. Ujar H. Apri Sujadi S.Sos, adalah. Bupati pertama di Prov.Kepri yang menggagas program tersebut.

(parlin/mcb)

About kompaslima

Check Also

Kapolda Kepri, Buka Puasa Bersama Masyarakat Tanjung Uma

Batam – kompaslima.com : Kembali, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto S.I.K beserta jajaran. Selama …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *